Friday, April 8, 2016

How Oceans Explored



Samudra adalah versi lebih besarnya laut, jauh lebih luas, dalam, dan unpredictable, bahkan sampai saat ini manusia belum dapat menjelajahi setiap bagian samudra sampai ke dasarnya.
Bila kita pikir kembali, kita akan menemukan gagasan “mengapa manusia mau menjelajahi samudra? Kok berani sekali”,

Dari sejarah yang tercatat, bangsa pertama yang mengarungi samudra adalah bangsa Portugis, diawali oleh orang yang bernama Bartolomeous Diaz pada tahun 1486, ia bergerak ke arah selatan menyusuri pantai barat Afrika yang berujung di selatan benua Afrika namun ia kembali ke Portugis karna ada badai besar, kemudian jalur itu diberi nama “Tanjung Harapan”. Dilanjutkan oleh Vasco da Gama, tahun 1498, ia melanjutkan perjalanan Batolomeous Diaz, pergi ke Calicut India dari daerah Tanjung Harapan tadi.

Sebelum Vasco da Gama memulai perjalanannya, banga Spanyol memulai penjelajahan, yang dipimpin oleh Chirstoper Columbus yang mengarungi samudra atlantik pada tahun 1492, dan berujung di kepulauan Bahama atau Karibia, ia menduga bahwa dirinya telah sampai di Hindia, oleh karna itu pendukuk disana ia sebut Indian.
Yang menjadi motivasi mereka untuk menjelajahi samudra terbentuk dari banyak hal, seperti mereka yang terpengaruh ajaran Copernicus yang mengatakan bahwa bumi itu bulat dan tertarik kisah perjalanan Marco Polo pada buku “Imago Mundi”. Majunya ilmu pengetahuan dan teknologi yang mempermudah pelayaran, seperti penemuan kompas, navigasi, mesin, dan peralatan lainnya menambah minat mereka untuk berlayar. Kehidupan sosial mereka yang menganut agama kristen dipengaruhi konsep gold, glory, and gospel juga meningkatkan semangat berlayar untuk merajah kekayaan, kejayaan, dan melakukan dakwah. Kejatuhan Konstantinopel yang menjadi pusat perdagangan dan semangat reqounquesta atau semangat balas dendam yang dimiliki bangsa Eropa yang kalah dalam perang salib juga mendorong keinginan menjelajah samudra.

Penjelajahan di lanjutkan oleh Alfonso D’Albuquerque yang menaklukan Malaka pada tahun 1511 dan jatuh ke tangan Portugis. Bangsa Spanyol juga melakukan penjelajahan lebih lanjut, Ferdinand Magellan dan Yuan Sebastian Del Canno memimpin ekspedisi ini melewati pantai timur Amerika ke ujung selatan benua Amerika, lalu menyebrangi samudra Pasifik, lalu kembali ke Spanyol melewati Tanjung Harapan, Ferdinand meninggal pada ekspedisi ini, ekspedisi ini dinamai ekspedisi Magellan-Canno

Portugis dan Spanyol melakukan penjelajahan didasari perjanjian Tordesillas, yang berisi pembagian arah penjelajahan, Spanyol ke barat, dan Portugis ke timur. Spanyol dan Portugis sempat bertemu di Maluku, karna itu muncul perjanjian Saragosa 1526 yang menyebabkan Spanyol berdagan di Filipina, sedangkan Portugis tetap di Maluku.

Selain Portugis dan Spanyol, Belanda juga melakukan penjelajahan, dengan perbedaan jalur dikarnakan petunjuk Jan Huygen Van Liscoten, mantan pelaut Belanda yang bekerja pada Portugis. Mewakilkan Belanda, Cornelis de Houtman berlayar ke Tanjung Harapan, lalu ke Banten, di Banten ia ditolak karna sikapnya yang angkuh dan kasar. Setelah perjalanan Houtman pada tahun 1596, Jacob Van Neck pergi ke Banten pada tahun 1598, berbeda dengan Cornelis, ia diterima dengan baik.

sumber:

http://wawasantara.blogspot.co.id/2012/03/sejarah-terjadinya-penjelajahan.html

No comments:

Post a Comment