Tuesday, February 2, 2016

Indonesian History Task - Stone Ages

2nd

Zaman, satuan waktu yang tidak memiliki ketetapan berapa lama satu zaman itu berlangsung. Kita belajar mengenai zaman-zaman yang pernah terjadi pada dahulu kala, salah satunya Zaman Batu, disebut begitu karna peralatan tercanggih buatan manusia pada saat itu berbahan dasar batu.

Terbagi menjadi 4 zaman pada saat zaman batu, yaitu :

Zaman batu tua (palaeolithicum), yang menjadi dasar dari zaman batu adalah zaman paleolithicum, di zaman ini peralatannya masih terbuat dari batu atau tulang yang masih kasar, antara lain adalah kapak genggam, kapak perimbas dan alat serpih. Manusianya pun hidup mencari makan dengan meramu dan berburu. Bertempat tinggalnya secara nomaden (berpindah-pindah) dan belum mengenal seni.

Zaman batu madya (mesolithicum), memiliki ciri-ciri khusus yang hampir sama dengan zaman palaeolithicum, dengan tambahan berupa peradaban yang lebih  teratur, dibuktikan dengan ditemukannya Kjokkenmoddinger atau bukit-bukit karang hasil sampah dapur dan ditemukan Abris Sous Roche atau gua-gua sebagai tempat tinggal. Manusia zaman ini sudah mengenal seni yang berupa lukisan, yang ditemukan di dinding dinding gua, lukisan ini berbentuk cap tangan dan babi hutan, dan juga sudah mulai mengenal kepercayaan terhadap adanya sesuatu hal yang lebih kuat dari manusia.

Zaman batu muda (neolithicum) zaman ini merupakan revolusi dari mesolitikum. telah terjadi perubahan yang mendasar pada corak kehidupan, cara bertempat tinggal, maupun peralatan hidupnya, dibuktikan dengan peralatan sudah dihaluskan bahkan diberi tangkai. jenis alat yang digunakan berupa kapak persegi dan lonjong; pakaiannya terbuat dari kulit kayu; perhiasannya terbuat dari batu dan manik-manik; telah mencoba bertempat tinggal menetap/sedenter; telah memiliki kemampuan dan pengetahuan dalam bercocok tanam, serta menganut kepercayaan animisme dan dinamisme.


Zaman batu besar (megalithicum), Disebut zaman batu besar karena hasil-hasil kebudayaan umumnya terbuat dari batu dalam ukuran besar, diantaranya Menhir, tugu yang terbuat dari batu besar, biasanya menhir ini digunakan untuk tempat memuja arwah leluhur; Dolmen, meja batu yang digunakan untuk meletakkan sesaji; Kubur batu, yang menjadi tempat menyimpan mayat. Kubur batu ini berbentuk persegi panjang, dan terbuat dari lempengan-lempengan batu; Waruga: adalah kubur batu yang berbentuk kubus, dengan fungsi yang sama; Sarkofagus: adalah kubur batu yang berbentuk lesung, terbuat dari satu batu; dan Punden berundak, merupakan suatu bangunan yang terbuat dari batu yang disusun berundak-undak


No comments:

Post a Comment