3rd
“Baju-baju yang mau di bawa mana? Kesiniin” kata mamah, “iya
mah iyaa” jawabku.
Ulang tahun bagi beberapa orang adalah hal yang sangat
berarti dalam hidupnya, begitupula bagiku, orang tua-ku telah memikirkan dan
mempersiapkan kejutan untuk-ku pada hari ulang tahunku yang ke 15, memberikan
pelajaran, serta menjadi yang pertama untuk-ku, yang mungkin kebanyakan orang
sudah sering melakukannya, melancong ke luar negri tercinta, lebih tepatnya
Singapura, tempat dimana Merry Riana memulai kisah hidup dramatisnya.
Disana ayah, ibu, adikku, dan aku berjelajah ke
tempat-tempat wisata yang kata kebanyakan orang adalah tempat yang bikin kita
menyesal jika tidak pergi kesana. ”Here’s the package sir” kata guide yang kita datangi di bandara ”Where’s the most popular spot in here?” kata
ayahku “Gardens by the Bay and Universal Studio Singapore, we’re recommended you
to go there” “Okay, i’ll take that package”, kata ayahku. Aku kagum dengan
betapa teraturnya jalan-jalan, kebersihan, dan penataan kota di sana, “andai
saja Indonesia bisa seperti ini” hanya itu yang ada dipikiranku ketika
perjalanan dari bandara menuju hotel.Keesokan harinya aku dan keluargaku pergi menuju Gardens by the Bay, tempat yang indah, dimana banyak sekali tanaman dari penjuru dunia di pelihara di sana, mulai dari Bunga tulip, yang menjadi maskot kota Belanda, hingga tanaman tanaman yang menandakan kita sedang berada di padang pasir ada disana, pada dasarnya bangunan Gardens by the Bay adalah rumah kaca, namun sangat besar, disana aku mendapat pelajaran berupa mengetahui betapa pentingnya tumbuhan pada kehidupan kita.
Panik dan bingung melanda hatiku, namun aku berusaha untuk
tetap terlihat tenang, keringat yang
keluar tidak sempat jatuh karna dinginnya suhu di ruangan itu, aku kembali lagi
menelusuri tempat tempat yang pernah kulalui sebelumnya, luasnya tempat itu
membuat pencarian memakan waktu seolah seumur hidup. Berdoa pun menjadi pilihan
terbaikku, beberapa saat kemudian, seperti secara ajaib kedua orang tuakku
beserta adikku memanggil dikejauhan, aku pun sadar akan kebesaran Allah dan aku
bersyukur atas kejadian itu karna aku mendapat pelajaran banyak dari itu. Kami
melanjutkan perjalanan kami di Garden by the Bay hingga larut malam, makanan
termasuk salah satu kendala kamu saat di Singapura, mahal, haram, dan lezat
tidaknya makanan disana terus mencekam pikiran, malam itupun menjadi pelajaran
untuk kita semua, setelah berkeliling di daerah Orchard Road untuk mencari makanan, tapi nihil, akhirnya kami pun
makan di Mc Donald sebelah hotel
kami.
Esoknya kami pergi ke Universal Studio Singapore, tempat
dimana adanya wahana dengan tema-tema film produksi Universtal Studio, berfoto
dengan patung lilin berbentuk Vin Diesel dari Fast and Furious, sampai menaiki Roller Coaster bertemakan mumi dengan jalur yang sangat extrem pun
kulakukan.
Pengalaman ini merupakan pengalaman yang sangat mengesankan
untukku, selain karna baru pertama kali, aku pun belajar bagaimana kondisi
hidup bagi seorang pendatang di sebuah negara, dan betapa pentingnya
mempelajari tempat yang akan kita tuju terlebih dahulu, hadiah ulang tahun
lainnya yang membuat ulang tahunku
berkesan yaitu pengumuman kelulusan tes ke sekolah yang mulia Madrasah Aliyah
Negri Insan Cendekia Serpong, yang terjadi satu hari setelah hari ulang
tahunku, aku sangat bersyukur kepada Allah karena memberikan kehidupan yang
indah kepadaku.








No comments:
Post a Comment