Wednesday, August 17, 2016

Tan Malaka

Tan Malaka memiliki nama asli yaitu Sutan Ibrahim, Tan Malaka sendiri adalah gelar atau nama semi-bangsawan yang didapatkannya dari ibunya, beliau lahir di suatu daerah di Sumatra Barat, dari biografinya, diketahui bahwa Tan adalah sosok yang jago silat dan suka belajar agama, keislaman seorang Tan sangatlah kuat.
Dengan bekal semi-bangsawannya Tan belajar ke berbagai tempat termasuk Belanda, rute perjalanan Tan pun sangatlah kompleks dan panjang, dia mengisi kebutuhan hidupnya dengan membagikan ilmu-ilmunya di berbagai tempat yang ia singgahi
rute perjalanan tan

Tan Malaka adalah sosok yang idealis, beliau memiliki kepercayaan bahwa Islam dan Komunis dapat berjalan bersandingan, namun idealisme-nya ini berimbas jelek saat ia menentukan pasangan hidupnya, ia tidak sempat  menikah sampai ajalnya tiba.
Berbagai halangan dan rintangan yang dihadapi Tan Malaka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, mulai dari penangkapan dan pembuangan di Kupang, pengusiran dari negara Indonesia, seringnya konflik dengan Partai Komunis Indonesia hingga pernah diduga kuat sebagai dalang dibalik penculikan Sutan Sjahrir pada bulan Juni 1946. Berbagai peran pentingpun diraih Tan Malaka, diantaranya kepemimpinan dalam berbagai organisasi dan partai. Sempat mendirikan partai PARI pada tahun 1927 dan Partai Murba pada tahun 1948, hingga mendirikan sekolah serta mengajar di China pada tahun 1936 dan sekolah tinggi Singapura. Ada hal yang sangat penting dalam kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945,dimana peranan Tan Malaka dalam mendorong para pemuda yang bekerja di bawah tanah masa pendudukan Jepang agar mencetuskan "Revolusi" yang tepatnya pada tanggal 17 Agustus.
 Alasan mengapa saya memilih Tan Malaka adalah bahwa beliau tetap low-profile dan bisa memperjuangkan kemerdekaan dengan cara yang lain.

No comments:

Post a Comment